Pages

Minggu, 29 Januari 2017

Cara Merawat Batrai Agar Umur Panjang

Tips cara merawat beterai handphone agar awet — Handphone tidak bisa lepas dari yang namanya baterai, baterai adalah salah satu elemen inti dari sebuah handphone dan itu tidak terbantahkan lagi. Tanpa baterai, apalah artinya sebuah smartphone, fungsinya tidak akan maksimal, tidak bisa dibawa-bawa, dan tentu akan sangat menjengkelkan.
Selama ini, banyak sekali kita temukan tips dan cara agar baterai memiliki umur yang panjang namun terkadang cara-caranya cukup menyulitkan. Misalnya kita harus mematikan fitur-fitur tertentu, tak mengunduh aplikasi tertentu dan hal lain yang mengkerdilkan fungsi smartphone itu sendiri.

Berikut ini adalah beberapa cara agar baterai handphone anda awet dan tahan lama serta memiliki umur yang panjang.
1. Jangan sampai baterai benar-benar kosong

Mengisi baterai sampai penuh dan dalam waktu yang lama tentunya tidak baik. Namun, membiarkan baterai handphone anda benar-benar kosong juga tak lebih baik. Jika sering terjadi seperti itu, maka ketahanan baterai akan berkurang secara perlahan.


2. Isi daya baterai handphone dalam beberapa tahapan.
Untuk menjaga baterai agar tidak “muak” dengan pengisian, maka sebaiknya dilakukan dalam beberapa tahapan. Misalnya dari 30 persen sampai 60 persen atau dari 45 persen ke 79 persen.
3. Ingat! Kondisi baterai handphone paling baik saat 40 persen.
Pada persentase tersebut kondisi baterai seimbang. Tak terlalu penuh, tak juga kosong. Pada situasi seperti ini, jangan menekan sel baterai dengan pengisian daya. Lebih baik handphone digunakan sehingga persentase baterai menurun pelan-pelan. Setelah, sesaat sebelum kosong maka isilah daya.
4. Jangan tempatkan baterai di suhu panas
Baterai anda akan kehilangan 80 persen ketahanan jika pengguna menaruhnya pada temperatur 60 derajat selama setahun. Pada suhu normal (25 derajat), ketahanan baterai tiap tahunnya juga bakal berkurang secara alamiah sebanyak 20 persen.
5. Jangan tempatkan baterai pada suhu dingin.
Jika ingin menyimpan baterai, pastikan bukan ditempat yang suhunya dingin, seperti kulkas. Karena resikonya akan sama dengan jika di taruh di tempat yang panas.
6. Jangan biarkan baterai kosong dalam jangka waktu lama.
Jika baterai benar-benar kosong, sel baterai akan “tidur”. Jika tidak cepat “dibangunkan”, kemungkinan terburuknya sel tersebut akan kehilangan kemampuan terbaiknya untuk menyerap daya dari alat pengisian baterai. Maka, sat kapasitas baterai menunjukan angka 40 persen, pengguna sudah harus siap-siap melakukan pengisian ulang.
7. Jangan menyangka baterai akan hidup selamanya.
Manusia saja hanya hidup sementara, apalagi baterai smartphone anda. Faktanya, setiap tahun ketahanan baterai bakalan semakin menurun. Walaupun pengguna telah merawatnya dengan benar, ingat bahwa setiap baterai juga memiliki umur.
Jadi jangan berkecil hari ketika baterai anda tidak bisa digunakan lagi. Belilah baterai baru demi kesehatan smartphone anda. Tips yang kami sampaikan diatas hanya untuk membantu merawat dan memperpanjang umur baterai, bukan membuatnya hidup abadi.
Semoga tips diatas bisa membantu anda menghemat uang agar tidak selalu membeli baterai baru. Selamat mencoba, Terima kasih sudah berkunjung :D

Sejarah Perang Salib

Sejarah Perang Salib – Perang Salib adalah gerakan umat Kristen di Eropa yang memerangi umat Muslim di Palestina secara berulang-ulang mulai abad ke-11 sampai abad ke-13, dengan tujuan untuk merebut Tanah Suci dari kekuasaan kaum Muslim dan mendirikan gereja dan kerajaan Latin di Timur. Dinamakan Perang Salib, karena setiap orang Eropa yang ikut bertempur dalam peperangan memakai tanda salib pada bahu, lencana dan panji-panji mereka.

Sejarah Perang Salib

Istilah ini juga digunakan untuk ekspedisi-ekspedisi kecil yang terjadi selama abad ke-16 di wilayah di luar Benua Eropa, biasanya terhadap kaum pagan dan kaum non-Kristiani untuk alasan campuran; antara agama, ekonomi, dan politik. Skema penomoran tradisional atas Perang Salib memasukkan 9 ekspedisi besar ke Tanah Suci selama Abad ke-11 sampai dengan Abad ke-13. “Perang Salib” lainnya yang tidak bernomor berlanjut hingga Abad ke-16 dan berakhir ketika iklim politik dan agama di Eropa berubah secara signifikan selama masa Renaissance.
Sejarah Perang Salib pada hakikatnya bukan perang agama, melainkan perang merebut kekuasaan daerah. Hal ini dibuktikan bahwa tentara Salib dan tentara Muslim saling bertukar ilmu pengetahuan. Perang Salib berpengaruh sangat luas terhadap aspek-aspek politik, ekonomi dan sosial, yang mana beberapa bahkan masih berpengaruh sampai masa kini. Karena konfilk internal antara kerajaan-kerajaan Kristen dan kekuatan-kekuatan politik, beberapa ekspedisi Perang Salib (seperti Perang Salib Keempat) bergeser dari tujuan semulanya dan berakhir dengan dijarahnya kota-kota Kristen, termasuk ibukota Byzantium, Konstantinopel-kota yang paling maju dan kaya di benua Eropa saat itu.
Perang Salib Keenam adalah perang salib pertama yang bertolak tanpa restu resmi dari gereja Katolik, dan menjadi contoh preseden yang memperbolehkan penguasa lain untuk secara individu menyerukan perang salib dalam ekspedisi berikutnya ke Tanah Suci. Konflik internal antara kerajaan-kerajaan Muslim dan kekuatan-kekuatan politik pun mengakibatkan persekutuan antara satu faksi melawan faksi lainnya seperti persekutuan antara kekuatan Tentara Salib dengan Kesultanan Rum yang Muslim dalam Perang Salib Kelima.

Ulasan Mengenai Sejarah Perang Salib I, II, II, dan IV

Sejarah Perang Salib Pertama
Pada musim semi tahun 1095 M, 150.000 orang Eropa, sebagian besar bangsa Perancis dan Norman, berangkat menuju Konstantinopel, kemudian ke Palestina. Tentara Salib yang dipimpin oleh Godfrey, Bohemond, dan Raymond ini memperoleh kemenangan besar. Pada tanggal 18 Juni 1097 mereka berhasil menaklukkan Nicea dan tahun 1098 M menguasai Raha (Edessa). Di sini mereka mendirikan County Edessa dengan Baldwin sebagai raja. Pada tahun yang sama mereka dapat menguasai Antiokhia dan mendirikan Kepangeranan Antiokhia di Timur, Bohemond dilantik menjadi rajanya. Mereka juga berhasil menduduki Baitul Maqdis (Yerusalem) pada 15 Juli 1099 M dan mendirikan Kerajaan Yerusalem dengan rajanya, Godfrey.
Setelah penaklukan Baitul Maqdis itu, tentara Salib melanjutkan ekspansinya. Mereka menguasai kota Akka (1104 M), Tripoli (1109 M) dan kota Tyre (1124 M). Di Tripoli mereka mendirikan County Tripoli, rajanya adalah Raymond. Selanjutnya, Syeikh Imaduddin Zengi pada tahun 1144 M, penguasa Mosul dan Irak, berhasil menaklukkan kembali Aleppo, Hamimah, dan Edessa. Namun ia wafat tahun 1146 M. Tugasnya dilanjutkan oleh puteranya, Syeikh Nuruddin Zengi. Syeikh Nuruddin berhasil merebut kembali Antiokhia pada tahun 1149 M dan pada tahun 1151 M, seluruh Edessa dapat direbut kembali.
Sejarah Perang Salib Kedua
Kejatuhan County Edessa ini menyebabkan orang-orang Kristen mengobarkan Perang Salib kedua. Paus Eugenius III menyampaikan perang suci yang disambut positif oleh raja Perancis Louis VII dan raja Jerman Conrad II. Keduanya memimpin pasukan Salib untuk merebut wilayah Kristen di Syria. Akan tetapi, gerak maju mereka dihambat oleh Syeikh Nuruddin Zengi. Mereka tidak berhasil memasuki Damaskus. Louis VII dan Conrad II sendiri melarikan diri pulang ke negerinya. Syeikh Nuruddin wafat tahun 1174 M.
Pimpinan perang kemudian dipegang oleh Sultan Shalahuddin al-Ayyubi yang berhasil mendirikan dinasti Ayyubiyah di Mesir tahun 1175 M, setelah berhasil mencegah pasukan salib untuk menguasai Mesir. Hasil peperangan Shalahuddin yang terbesar adalah merebut kembali Yerusalem pada tahun 1187 M, setelah beberapa bulan sebelumnya dalam Pertempuran Hittin, Shalahuddin berhasil mengalahkan pasukan gabungan County Tripoli dan Kerajaan Yerusalaem melalui taktik penguasaan daerah. Dengan demikian berakhirlah Kerajaan Latin di Yerussalem yang berlangsung selama 88 tahun berakhir. Sehabis Yerusalem, tinggal Tirus merupakan kota besar Kerajaan Yerusalem yang tersisa. Tirus yang saat itu dipimpin oleh Conrad dari Montferrat berhasil sukses dari pengepungan yang dilakukan Shalahuddin sebanyak dua kali. Shalahuddin kemudian mundur dan menaklukan kota lain, seperti Arsuf dan Jaffa.
Sejarah Perang Salib Ketiga
Jatuhnya Yerussalem ke tangan kaum Muslim sangat memukul perasaan Tentara Salib. Mereka pun menyusun rencana balasan. Selanjutnya, Tentara Salib dipimpin oleh Frederick Barbarossa raja Jerman, Richard si Hati Singa raja Inggris, dan Philip Augustus raja Perancis memunculkan Perang Salib III. Pasukan ini bergerak pada tahun 1189 M dengan dua jalur berbeda. Pasukan Richard dan Philip melalui jalur laut dan pasukan Barbarossa – saat itu merupakan yang terbanyak di Eropa – melalui jalur darat, melewati Konstantinopel. Namun, Barbarossa meninggal di daerah Cilicia karena tenggelam di sungai, sehingga menyisakan Richard dan Philip.
Sebelum menuju Tanah Suci, Richard dan Philip sempat menguasai Siprus dan mendirikan Kerajaan Siprus. Meskipun mendapat tantangan berat dari Shalahuddin, namun mereka berhasil merebut Akka yang kemudian dijadikan ibu kota kerajaan Latin. Philip kemudian balik ke Perancis untuk “menyelesaikan” masalah kekuasaan di Perancis dan hanya tinggal Richard yang melanjutkan Perang Salib III. Richard tidak mampu memasuki Palestina lebih jauh, meski bisa beberapa kali mengalahkan Shalahuddin. Pada tanggal 2 Nopember 1192 M, dibuat perjanjian antara Tentara Salib dengan Shalahuddin yang disebut dengan Shulh al-Ramlah. Dalam perjanjian ini disebutkan bahwa orang-orang Kristen yang pergi berziarah ke Baitul Maqdis tidak akan diganggu.
Sejarah Perang Salib Keempat
Pada tahun 1219 M, meletus kembali peperangan yang dikenal dengan Perang Salib periode keenam, dimana tentara Kristen dipimpin oleh raja Jerman, Frederik II, mereka berusaha merebut Mesir lebih dahulu sebelum ke Palestina, dengan harapan dapat bantuan dari orang-orang Kristen Koptik.
Dalam serangan tersebut, mereka berhasil menduduki Dimyath, raja Mesir dari Dinasti Ayyubiyah waktu itu, al-Malik al-Kamil, membuat penjanjian dengan Frederick. Isinya antara lain Frederick bersedia melepaskan Dimyath, sementara al-Malik al-Kamil melepaskan Palestina, Frederick menjamin keamanan kaum muslimin di sana, dan Frederick tidak mengirim bantuan kepada Kristen di Syria. Dalam perkembangan berikutnya, Palestina dapat direbut kembali oleh kaum muslimin tahun 1247 M, pada masa pemerintahan al-Malik al-Shalih, penguasa Mesir selanjutnya.
Ketika Mesir dikuasai oleh Dinasti Mamalik yang menggantikan posisi Dinasti Ayyubiyyah, pimpinan perang dipegang oleh Baibars, Qalawun, dan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah. Pada masa merekalah Akka dapat direbut kembali oleh kaum Muslim tahun 1291 M. Demikianlah Perang Salib yang berkobar di Timur. Perang ini tidak berhenti di Barat, di Spanyol, sampai umat Islam terusir dari sana.

Demikian sejarah perang salib,semoga membatu para pembaca,semoga dapat mengerti tentang sejarah perang salib.sekian. Terima kasih telah membaca :D

Selasa, 29 November 2016

Apa Itu Teknik Sipil

Teknik sipil adalah salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari tentang bagaimana merancang, membangun, merenovasi tidak hanya gedung dan infrastruktur, tetapi juga mencakup lingkungan untuk kemaslahatan hidup manusia.
Teknik sipil mempunyai ruang lingkup yang luas, di dalamnya pengetahuan matematika, fisika, kimia, biologi, geologi, lingkungan hingga komputer mempunyai peranannya masing-masing. Teknik sipil dikembangkan sejalan dengan tingkat kebutuhan manusia dan pergerakannya, hingga bisa dikatakan ilmu ini bisa mengubah sebuah hutan menjadi kota besar.

Cabang-cabang ilmu teknik sipil


  • Struktural: Cabang yang mempelajari masalah struktural dari materi yang digunakan untuk pembangunan. Sebuah bentuk bangunan mungkin dibuat dari beberapa pilihan jenis material seperti baja, beton, kayu, kaca atau bahan lainnya. Setiap bahan tersebut mempunyai karakteristik masing-masing. Ilmu bidang struktural mempelajari sifat-sifat material itu sehingga pada akhirnya dapat dipilih material mana yang cocok untuk jenis bangunan tersebut. Dalam bidang ini dipelajari lebih mendalam hal yang berkaitan dengan perencanaan struktur bangunan, jalan, jembatan, terowongan dari pembangunan pondasi hingga bangunan siap digunakan.
  • Geoteknik: Cabang yang mempelajari struktur dan sifat berbagai macam tanah dan batuan dalam menopang suatu bangunan yang akan berdiri di atasnya. Cakupannya dapat berupa investigasi lapangan yang merupakan penyelidikan keadaan-keadaan tanah suatu daerah, penyelidikan laboratorium serta perencanaan konstruksi tanah dan batuan, seperti: timbunan (embankment), galian (excavation), terowongan tanah lunak (soft soil tunnel), terowongan batuan (rock/mountain tunnel), bendungan tanah/batuan (earth dam, rock fill dam), dan lain-lain.
  • Manajemen Konstruksi: Cabang yang mempelajari masalah dalam proyek konstruksi yang berkaitan dengan ekonomi, penjadwalan pekerjaan, pengembalian modal, biaya proyek, semua hal yang berkaitan dengan hukum dan perizinan bangunan hingga pengorganisasian pekerjaan di lapangan sehingga diharapkan bangunan tersebut selesai tepat waktu.
  • Hidrologi: Cabang yang mempelajari air, distribusi, pengendalian dan permasalahannya. Mencakup bidang ini antara lain cabang ilmu hidrologi air (berkenaan dengan cuaca, curah hujan, debit air sebuah sungai dsb), hidrolika (sifat material air, tekanan air, gaya dorong air dsb) dan bangunan air seperti pelabuhan, irigasi, waduk/bendungan(dam), kanal.
  • Teknik Lingkungan: Cabang yang mempelajari permasalahan-permasalahan dan isu lingkungan. Mencakup bidang ini antara lain penyediaan sarana dan prasarana air besih, pengelolaan limbah dan air kotor, pencemaran sungai, polusi suara dan udara hingga teknik penyehatan.
  • Transportasi: Cabang yang mempelajari mengenai sistem transportasi dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Mencakup bidang ini antara lain konstruksi dan pengaturan jalan raya, konstruksi bandar udara, terminal, stasiun dan manajemennya.
  • Informatika Teknik Sipil: Cabang baru yang mempelajari penerapan Komputer untuk perhitungan/pemodelan sebuah sistem dalam proyek Pembangunan atau Penelitian. Mencakup bidang ini antara lain dicontohkan berupa pemodelan Struktur Bangunan (Struktural dari Materi atau CAD), pemodelan pergerakan air tanah atau limbah, pemodelan lingkungan dengan Teknologi GIS (Geographic information system).
Keluasan cabang dari teknik sipil ini membuatnya sangat fleksibel di dalam dunia kerja. Profesi yang didapat dari seorang ahli bidang ini antara lain: perancangan/pelaksana pembangunan/pemeliharaan prasarana jalan, jembatan, terowongan, gedung, bandar udara, lalu lintas (darat, laut, udara), sistem jaringan kanal, drainase, irigasi, perumahan, gedung, minimalisasi kerugian gempa, perlindungan lingkungan, penyediaan air bersih, survey lahan, konsep finansial dari proyek, manajemen projek dsb. Semua aspek kehidupan tercangkup dalam muatan ilmu teknik sipil.
Perbedaan dari arsitek, terletak pada posisi ahli teknik sipil dalam sebuah proyek. Arsitek menyumbangkan rancangan, ide, kemungkinan pelaksanaan pembangunan di atas kertas. Hasil rancangan tersebut diserahkan selanjutnya kepada staf ahli bidang teknik sipil untuk pelaksanaan pembangunan. Tahapan ini, ahli teknik sipil melakukan perbaikan/saran dari pelaksanaan perencanaan, koordinasi dalam proyek, mengamati jalannya proyek agar sesuai dengan perencanaan. Selain itu, ahli teknik sipil juga membangun konsep finansial dan manajemen proyek atas hal-hal yang memengaruhi jalannya proyek.
Ahli teknik sipil tidak hanya berurusan dengan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi di bidang lain seperti yang berkaitan dengan informatika, memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan program CAD, pemodelan kerusakan akibat gempa, banjir. Hal ini sangat penting di negara maju sebagai tolak ukur kelayakan pembangunan sebuah bangunan vital yang mempunyai risiko dapat menelan korban banyak manusia seperti reaktor nuklir atau bendungan, jika terjadi kegagalan perencanaan teknis. Rancangan bangunan tersebut biasanya dimodelkan dalam komputer dengan diberikan faktor-faktor ancaman bangunan tersebut seperti gempa dan keruntuhan struktur material. Peran ahli teknik sipil juga masih berlaku walaupun fase pembangunan sebuah gedung telah selesai, seperti terletak pada pemeliharaan fasilitas gedung tersebut.

Pengertian Teknik

Pengertian Teknik dalam Dunia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Pengertian Teknik – Dalam kehidupan sehari-hari kita sering kali menggunakan kata teknik di dalam percakapan ataupun berbagai macam kegiatan lainnya. Teknik sering kali kita artikan sebagai cara ataupun metode yang dipakai untuk memecahkan suatu permasalahan tertentu. Padahal, jika dikaji secara lebih mendalam, pengertian teknik tidaklah sesederhana itu.
Istilah teknik sangat berkaitan erat dengan dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknik sendiri pada dasarnya merupakan salah satu buah ilmu pengetahuan yang berhasil membuat kehidupan manusia menjadi jauh lebih mudah. Dengan teknik pekerjaan yang sulit akan menjadi mudah, pekerjaan yang berat akan menjadi ringan, dan pekerjaan yang lama akan menjadi cepat.
Lantas apa sih sebenarnya pengertian teknik? Secara singkat teknik dapat diartikan sebagai metode, cara, ataupun langkah-langkah yang bisa digunakan untuk memecahkan permasalahan yang dimiliki oleh manusia.
Selain pengertian di atas, teknik juga dapat diartikan dalam beberapa pengertian, seperti beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

Definisi dan Pengertian Teknik

Teknik yang sering juga disebut dengan rekayasa merupakan penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia. Seperti yang telah dijelaskan di atas, teknik membuat segala sesuatu yang ada dalam kehidupan manusia menjadi jauh lebih mudah, lebih ringan, dan juga jauh lebih cepat.
Jika dikaji secara mendalam maka pengertian teknik adalah sekumpulan gagasan yang didapatkan dari studi tertentu yang sengaja dibuat demi kemudahan manusia dalam menjalankan aktivitasnya. Teknik biasanya dibuat secara rinci oleh orang – orang yang ahli di bidangnya.
Menurut sebagian ahli, manusia pada dasarnya telah dibekali dengan kemampuan teknik sejak lahir bahkan jauh sebelum istilah teknik ditemukan. Manusia diciptakan dilengkapi dengan akal pikiran yang dapat berkembang tanpa ada batasnya. Pikiran manusia normalnya selalu mencari jalan termudah dan jalan tercepat. Manusia normalnya ingin mendapatkan segala sesuatunya dengan lebih cepat dan juga lebih mudah, dan otak manusia merespon keinginan ini dengan berbagai macam pemikiran yang berujung pada penemuan-penemuan di dunia ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam proses perkembangannya, manusia biasanya menerapkan sistem trial error untuk bisa mendapatkan teknik atapun cara tertentu yang bisa mempermudah aktivitasnya. Setelah dunia ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang, aktivitas trial error pun semakin dikurangi dan manusia mulai menggunakan apa yang telah mereka temukan sebelumnya sebagai bahan acuan dan landasan dalam membuat berbagai macam temuan-temuan baru lainnya.
Hingga saat ini dunia teknik terus mengalami perkembangan setiap harinya melalui berbagai macam inovasi baru di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Saat ini, ruang lingkup teknik juga sudah semakin luas dan menyebar di seluruh aspek kehidupan manusia.
Demikianlah sedikit tulisan mengenai pengertian teknik yang dapat kami sampaikan untuk Anda. Semoga bermanfaat ya!

Selasa, 22 Desember 2015

Sejarah VOC

Tentang VOC dan arsipnya itu sendiri

Beberapa peneliti sebelumnya telah menerbitkan artikel mengenai Perusahaan Dagang Belanda di Hindia Timur (VOC), tentang administrasi dan radionya. Artikel-artikel ini menyediakan berlatar belakang informasi penting untuk memahami bahwa arsipnya saat ini berada di Arsip Nasional Indonesia, Belanda dan negara lainnya. Artikel-artikel ini telah diterbitkan dalam inventaris oleh Brill pada tahun 2007.
Organisasi VOC
Prof. Dr. F.S. Gaastra
Di antara semua perserikatan dagang yang ada di abad ke-17 dan ke-18, Perserikatan Dagang Hindia Timur (VOC), yang didirikan pada tahun 1602, pasti merupakan yang paling sukses. Tidak lama sesudah kelahirannya, badan ini berhasil menyingkirkan orang Portugis, yang satu abad sebelumnya telah membangun imperium perdagangan di Asia, dan hampir menyisihkan saingan di perdagangan Asia-Eropa itu. Saingan utama VOC, yaitu East India Company (EIC), yang telah didirikan di London pada tahun 1600, mulamula tidak cukup memiliki kemampuan keuangan dan kehandalan keorganisasian, serta tidak cukup mendapat dukungan dari pihak pemerintah Inggris, sehingga tidak dapat menandingi Kompeni Belanda itu. Baru pada akhir abad ke- 17 EIC berkembang sebagai lawan yang benarbenar patut disegani, yang kemudian, di sepanjang abad ke-18, mengungguli saingannya di beberapa bidang. Bagaimanapun, sampai akhir sejarahnya pada tahun 1800 VOC tetap merupakan yang terbesar di antara perusahaan-perusahaan dagang yang beroperasi di Asia.1 Kompeni Belanda itu bertumbuh pesat berkat beberapa faktor. Pertama sekali, berlimpahnya modal di Republik memungkinkan VOC maju jauh dibandingkan dengan lawannya. Dengan demikian VOC mampu membiayai operasi-operasi militer yang perlu untuk meraih kedudukan sebagai pemegang monopoli sedunia dalam hal perdagangan rempah-rempah. Penaklukan Kepulauan Banda pada tahun 1622 membuat VOC memperoleh monopoli pala dan kembang pala. Sebaliknya, upaya memonopoli cengkih membutuhkan jangka waktu yang lebih lama. Dengan jalan menghancurkan pohon-pohon cengkih di sejumlah pulau di Kepulauan Maluku, VOC berhasil memusatkan pembudidayaan rempah ini di Ambon. Makassar merupakan pelabuhan terakhir tempat para saudagar dari Eropa dan Asia masih sempat memasok rempahrempah bukan dengan perantaraan VOC – yang oleh VOC dipandang sebagai ‘penyelundupan’ – tetapi penaklukan kota itu pada tahun 1667 berarti jalur itu pun tertutup. Terakhir, monopoli dalam perdagangan kayu manis diperoleh dengan cara mengusir orang Portugis dari Sri Lanka. Hal ini terjadi dalam dua tahap: antara tahun 1627 dan 1642, dan dalam kurun waktu 1654-1658.
Sejarah Arsip-arsip
G.L. Balk, F. van Dijk, D.J. Kortlang (Arsip Nasional Belanda)

Tentang hal ihwal arsip pada zaman Hoge Regering (Peme rintah Agung) tidak terlalu banyak diketahui. Pada waktu itu arsip disimpan di Benteng (Kasteel) Batavia, yang merupakan tempat berkedudukannya Hoge Regering dan untuk waktu yang cukup lama berfungsi juga sebagai kediaman resmi gubernur jenderal. Karena situasi perang yang berlaku pada tahun 1620-an, dokumendokumen dari zaman sebelum tahun 1620 hampir tak ada satu pun yang tersimpan.1 Pada tanggal 29 Juli 1641 Hoge Regering mengangkat komisi di bawah pimpinan J. Maetsuycker, yang pada waktu itu menjabat sekretaris Raad van Justitie (Dewan Peradilan), dengan tugas memeriksa kertaskertas tua yang tersimpan di kantor gubernur jenderal, ‘di dalam peti Portugis yang terkunci’. Perawatan arsip-arsip ini menjadi tanggung jawab juru tulis kepala Generale Secretarie (Sekretariat Umum). Setelah ditemukan ‘kekurangankekurangan dan ketidaksempurnaan’, pada tahun 1735 perawatannya diserahkan kepada dua orang ‘archivaris’ (juru arsip), yaitu: Gerardus Kluysenaar, seorang saudagar tenaga VOC yang saat itu tidak mempunyai tempat tugas, dan seorang asisten bernama Carel Anthony le Vasseur de Rocques.2 Mereka mendapat tugas untuk membandingkan daftar-daftar arsip yang telah tersusun dengan kenyataan di tempat. Pada tahun 1739 lemari-lemari arsip dan ruangan tempat lemari-lemari tersebut berdiri telah terisi penuh. Karenanya orang membersihkan sebuah gudang bekas untuk dijadikan ruang penyimpanan arsip-arsip tersebut.3 Pada tahun 1768 ruangan ini pun terisi penuh. Maka diputuskan untuk memusnahkan semua surat rangkap (yakni versi asli surat-surat yang telah dikirim ke kantorkantor cabang, catatan-catatan harian yang asli, lampiran-lampiran, dan lain-lain).4 Pada tahun 1770 dibuatlah inventaris semua dokumen arsip, dan disusun pula daftar dokumendokumen yang dapat saja dimusnahkan karena ‘rusak disebabkan oleh rayap dan serangga lainnya’.5 Selama abad ke-18 banyaknya pekerjaan di kantor Sekretariat Umum menanjak pesat. Maka juru tulis kepala menulis surat permohonan kepada Hoge Regering agar jajaran juru tulis pada Sekretariat Umum, yang pada waktu itu berjumlah 34 orang, ditingkatkan.


Pengurus Pusat VOC dan lembaga-lembaga pemerintahan kota Batavia (1619-1811) – sebuah pendahuluan
Dr Hendrik E. Niemeijer

Pada tanggal 30 Mei 1619 VOC merebut pelabuhan Jakatra di pantai utara Pulau Jawa. Dengan demikian Kompeni memperoleh sebuah pelabuhan permanen dan mendapat galangan kapal, gudang-gudang pusat untuk kegiatan perdagangan, serta pusat pemerintahan dan administrasi. Mulai saat itu di Jakatra, yang kemudian dinamakan Batavia, berkedudukan pemerintah pusat VOC di Asia, yakni gubernur jenderal dan anggota Raad van IndiĆ« (Dewan Hindia), yang dalam dokumen-dokumen biasanya disebut Hoge Regering (Pemerintah Agung/Pusat). Lembaga-lembaga pemerintahan pusat dan rumah-rumah para pegawai Kompeni, dari yang berpangkat paling tinggi sampai yang paling rendah, semuanya terpusat dalam satu kompleks yang dijaga ketat, yaitu Kasteel (Benteng) Batavia. Benteng itu dibongkar pada masa Gubernur Jenderal H.W. Daendels (1808-1811). Pada tanggal 17 September 1811 pengganti Daendels, Gubernur Jenderal J.W. Janssens, menandatangani kapitulasi kepada tentara Inggris. Maka tahun ini merupakan titik akhir kurun waktu yang dibahas dalam Pendahuluan ini. 1 Inventaris menyeluruh ini terutama mencakup arsip-arsip yang pada zaman VOC disimpan dalam Kasteel. Pada masa jabatan Daendels sejumlah besar dokumen dari Kasteel dibuang, tetapi banyak juga yang masih tersimpan hingga sekarang. Dalam bagian pendahuluan ini kami menyebutkan lembaga-lembaga pemerintahan dan dewan-dewan kota serta metode kerjanya. 2 Dalam pasal II kami akan membahas lembaga-lembaga sentral di bidang pemerintahan dan peradilan dalam Kasteel Batavia, yaitu:
1. Hoge Regering (Pemerintah Agung, 1609-1811);
2. Hoge Commissie (Komisi Tinggi, 1791-1799);
3. Algemene Rekenkamer (Badan Umum Pengawas Keuangan, 1808-1811);
4. Raad van Justitie (Dewan Peradilan, 1620-1809).
Selanjutnya akan dibahas lembaga-lembaga pemerintahan kota. Batavia mempunyai beberapa lembaga yang fungsinya sama dengan lembaga serupa yang terdapat di kota-kota besar daerah Holland. Dalam arsip, lembaga-lembaga ini biasanya dinamakan colleges (dewan).

Cara menyembuhkan Kanker

Kanker Akan Musnah saat Anda Konsumsi 7 Makanan Ini

Ilustrasi virus penyebab kanker.
Beberapa portal kesehatan telah membahas makanan-makanan ini yang dapat menghentikan sel-sel kanker dan perkembangannya. Bahkan, banyak ilmuwan yang mengatakan, makanan-makanan ini memiliki efek lebih baik dari kemoterapi.
Ketujuh makanan ini dapat memotong suplai darah yang menuju ke sel-sel kanker atau memiliki sifat anti-angiogenesis. Apa itu angiogenesis? Ini merupakan proses penciptaan pembuluh darah dalam tubuh, dan proses itu sendiri bervariasi dalam periode tertentu dalam hidup.
Angiogenesis sangat merugikan bagi tubuh Anda. Maka dari itu, untuk mengontrol angiogenesis, Anda dapat mengonsumi beberapa makanan berikut ini. Dengan cara ini, kita bisa menghentikan perkembangan sel-sel kanker.
1. Tomat.
Hasil penelitian menunjukkan, orang yang mengonsumsi saus tomat (tomat yang dimasak) lebih dari 4 kali sebulan, dapat mengurangi risiko terkena kanker prostat hingga 50 persen. Tomat tinggi likopen (anti angiogenik). Likopen dalam tomat akan meningkat saat berada di bawah suhu tinggi.
2. Kunyit.
Kunyit merupakan makanan super yang memiliki kemampuan untuk mengatasi kanker dan membakar lemak.
3. Anggur merah.
Resveratrol merupakan antioksidan yang ditemukan dalam kulit buah anggur merah yang dihubungkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, kanker dan dapat memperpanjang usia.
4. Teh hijau
Manfaat teh hijau pasti sudah tak asing lagi bagi Anda. Selain dapat menurunkan berat badan, teh hijau juga disinyalir dapat menjadi minuman pengganti kemoterapi.
5. Blueberry dan 6. Raspberry.
Warna gelap pada blueberry dan raspberry berasal dari phytochemical yang dapat menjamin perlindungan terhadap berbagai penyakit (seperti anggur merah), mengurangi dorongan oksidatif dan menghentikan angiogenesis. Kedua buah ini merupakan senjata penting dalam perang melawan kanker ovarium.
7. Dark chocolate.
Dark chocolat sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, mengubah suasana hati Anda menjadi lebih baik dan melawan sel-sel jahat termasuk kanker.
Sumber: Food and Healthy Life

Pertempuran lima hari di semarang

Pertempuran lima hari di Semarang

 

Pertempuran lima hari di Semarang adalah serangkaian pertempuran antara rakyat Indonesia di Semarang melawan Tentara Jepang pada masa transisi kekuasaan setelah Belanda yang terjadi sejak tanggal 15 Oktober 1945 sampai dengan tanggal 20 Oktober 1945. Dua penyebab utama pertempuran ini adalah karena larinya tentara Jepang dan tewasnya dr. Kariadi

Kronologi

  • Pada 1 Maret 1942, tentara Jepang mendarat di Pulau Jawa, dan tujuh hari kemudian, tepatnya, 8 Maret, pemerintah kolonial Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Sejak itu, Indonesia diduduki oleh Jepang
  • Tiga tahun kemudian, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu setelah dijatuhkannya bom atom (oleh Amerika Serikat) di Hiroshima dan Nagasaki. Peristiwa itu terjadi pada 6 dan 9 Agustus 1945. Mengisi kekosongan tersebut, Indonesia kemudian memproklamirkan kemerdekaannya pada 17Agustus1945.
  • Hal pertama yang menyulut kemarahan para pemuda Indonesia adalah ketika pemuda Indonesia memindahkan tawanan Jepang dari Cepiring ke Bulu, dan di tengah jalan mereka kabur dan bergabung dengan pasukan Kidobutai dibawah pimpinan Jendral Nakamura. Kidobutai terkenal sebagai pasukan yang paling berani, dan untuk maksud mencari perlindungan mereka bergabung bersama pasukan Kidobutai di Jatingaleh.
Setelah kaburnya tawanan Jepang, pada Minggu, 14 Oktober 1945, pukul 6.30 WIB, pemuda-pemuda rumah sakit mendapat instruksi untuk mencegat dan memeriksa mobil Jepang yang lewat di depan RS Purusara. Mereka menyita sedan milik Kempetai dan merampas senjata mereka. Sore harinya, para pemuda ikut aktif mencari tentara Jepang dan kemudian menjebloskannya ke Penjara Bulu. Sekitar pukul 18.00 WIB, pasukan Jepang bersenjata lengkap melancarkan serangan mendadak sekaligus melucuti delapan anggota polisi istimewa yang waktu itu sedang menjaga sumber air minum bagi warga Kota Semarang Reservoir Siranda di Candilama. Kedelapan anggota Polisi Istimewa itu disiksa dan dibawa ke markas Kidobutai di Jatingaleh. Sore itu tersiar kabar tentara Jepang menebarkan racun ke dalam reservoir itu. Rakyat pun menjadi gelisah. Cadangan air di Candi, desa Wungkal, waktu itu adalah satu-satunya sumber mata air di kota Semarang. Sebagai kepala RS Purusara (sekarang Rumah Sakit Kariadi) Dokter Kariadi berniat memastikan kabar tersebut. Selepas Magrib, ada telepon dari pimpinan Rumah Sakit Purusara, yang memberitahukan agar dr. Kariadi, Kepala Laboratorium Purusara segera memeriksa Reservoir Siranda karena berita Jepang menebarkan racun itu. Dokter Kariadi kemudian dengan cepat memutuskan harus segera pergi ke sana. Suasana sangat berbahaya karena tentara Jepang telah melakukan serangan di beberapa tempat termasuk di jalan menuju ke Reservoir Siranda. Isteri dr. Kariadi, drg. Soenarti mencoba mencegah suaminya pergi mengingat keadaan yang sangat genting itu. Namun dr. Kariadi berpendapat lain, ia harus menyelidiki kebenaran desas-desus itu karena menyangkut nyawa ribuan warga Semarang. Akhirnya drg. Soenarti tidak bisa berbuat apa-apa. Ternyata dalam perjalanan menuju Reservoir Siranda itu, mobil yang ditumpangi dr. Kariadi dicegat tentara Jepang di Jalan Pandanaran. Bersama tentara pelajar yang menyopiri mobil yang ditumpanginya, dr. Kariadi ditembak secara keji. Ia sempat dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 23.30 WIB. Ketika tiba di kamar bedah, keadaan dr. Kariadi sudah sangat gawat. Nyawa dokter muda itu tidak dapat diselamatkan. Ia gugur dalam usia 40 tahun satu bulan.                        
Peristiwa Lain
  • Sebelum tanggal 20 Oktober, ada kejadian Gencatan Senjata antara kedua belah pihak, tetapi kendati demikian kejadian ini tidak memadamkan situasi, kejadian diperparah dengan pembunuhan sandera (lihat no. 2)
  • Di Pedurungan, orang-orang Semarang, terutama dari Mranggen dan Genuk menjadi satu untuk memindahkan tawanan, yang menjadi sandera. Karena janji Jepang untuk mundur tidak dipenuhi maka 75 sandera itu dibunuh, sehingga perang berlanjut.
  • Datangnya pemuda dari luar Kota Semarang untuk membantu menjadikan Jepang marah
  • Radius 10 km dari Tugumuda menjadi medan peperangan


Tokoh-tokoh yang terlibat

Mengenai pertempuran lima hari di Semarang ini, ada beberapa tokoh yang terlibat adalah sbb :
  1. dr. Kariadi, dokter yang akan mengecek cadangan air minum di daerah Candi yang kabarnya telah diracuni oleh Jepang. Ia juga merupakan Kepala Laboratorium Dinas Pusat Purusara.
  2. Mr. Wongsonegoro, gubernur Jawa Tengah yang sempat ditahan oleh Jepang.
  3. Dr. Sukaryo dan Sudanco Mirza Sidharta, tokoh Indonesia yang ditangkap oleh Jepang bersama Mr. Wongsonegoro.
  4. Mayor Kido (Pemimpin Kidobutai), pimpinan Batalion Kidobutai yang berpusat di Jatingaleh.
  5. drg. Soenarti, Istri dr. kariadi
  6. Kasman Singodimejo, Perwakilan perundingan gencatan senjata dari Indonesia.
  7. Jenderal Nakamura, perwira tinggi yang ditangkap oleh TKR di Magelang

Monumen Tugu Muda

Untuk memperingati Pertempuran 5 Hari di Semarang, dibangun Tugu Muda sebagai monumen peringatan. Tugu Muda ini dibangun pada tanggal 10 November 1950. Diresmikan oleh presiden Ir. Soekarno pada tanggal 20 Mei 1953. Bangunan ini terletak di kawasan yang banyak merekam peristiwa penting selama lima hari pertempuran di Semarang, yaitu di pertemuan antara Jl. Pemuda, Jl. Imam Bonjol, Jl. Dr. Sutomo, dan Jl. Pandanaran dengan lawang sewu. Selain pembangunan Tugu Muda, Nama Dr. Kariadi diabadikan sebagai nama salah satu rumah sakit di Semarang.

 Terima kasih sudah berkunjung di blog ini,bila ada kesalahan kata saya minta maaf

 
Copyright 2011 Molokus . Powered by Blogger
Blogger by Blogger Templates WP by Wpthemescreator